Setiap 1 Oktober, dunia merayakan International Coffee Day—hari yang didedikasikan untuk salah satu minuman paling dekat dengan kehidupan sehari-hari sekaligus mengingat orang-orang yang membuatnya sampai ke cangkir kita.
International Coffee Day ditetapkan pada 1 Oktober setelah negara-negara anggota International Coffee Organization (ICO) menyepakatinya pada Maret 2014. Hari ini menjadi kesempatan untuk merayakan keragaman dan kualitas kopi sekaligus meningkatkan perhatian terhadap jutaan petani dan pekerja yang menggantungkan penghidupannya pada kopi.
1 Oktober bukan sekadar hari minum kopi
Ketika kita menikmati secangkir kopi pagi ini, ada perjalanan panjang di belakangnya. Dari kebun, pemetikan buah kopi, proses pascapanen, pengeringan, pengolahan, perdagangan, roasting, hingga akhirnya diseduh—kopi melibatkan banyak orang dan tahapan.
Menurut ICO, kopi memberikan pendapatan bagi sekitar 12,5 juta keluarga petani di seluruh dunia. Artinya, setiap cangkir kopi bukan hanya tentang rasa. Ada petani, tanah, cuaca, proses, perdagangan, dan manusia yang bekerja di sepanjang rantai kopi.
Kopi adalah industri global
Kopi termasuk salah satu komoditas yang banyak diperdagangkan secara internasional. Pada Januari 2026, ekspor global seluruh bentuk kopi mencapai sekitar 12,62 juta kantong, naik 13,7% dibandingkan Januari 2025.
Ekspor kopi dari kawasan Asia & Oseania mencapai 5,87 juta kantong, meningkat 54,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kopi bukan sekadar minuman yang kita temui di kedai. Kopi adalah bagian dari perdagangan global yang menghubungkan petani, eksportir, roastery, kedai kopi, dan konsumen.
Coffee by the numbers
Kopi menghubungkan jutaan keluarga dan pasar global
Kopi menjadi sumber pendapatan bagi keluarga petani di seluruh dunia.
Ekspor kopi global · Januari 2026
Pilih wilayah untuk membandingkan volume ekspor dan pertumbuhan year-on-year. Satuan volume ekspor berbeda dari jumlah keluarga petani.
Dan kopi punya tantangan
Di balik besarnya industri kopi, ada berbagai tantangan yang harus dihadapi. Perubahan iklim, produktivitas kebun, harga kopi, biaya produksi, regenerasi petani, hingga keberlanjutan lingkungan menjadi bagian dari masa depan industri ini.
Karena itu, International Coffee Day juga menjadi momentum untuk membicarakan bagaimana industri kopi dapat berkembang tanpa meninggalkan orang-orang yang berada di awal rantai produksinya.
International Coffee Day 2026
Pada 2026, ICO menjalankan kampanye global “Coffee is Part of the Solution”. Fokusnya adalah menunjukkan bagaimana kolaborasi antara produsen, pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat sipil dapat membantu menghadapi berbagai tantangan di sektor kopi.
Kopi bukan hanya bagian dari masalah yang harus diselesaikan—kopi juga dapat menjadi bagian dari solusi.
Dari petani ke cangkir
Bagi penikmat kopi, International Coffee Day bisa menjadi alasan sederhana untuk menikmati secangkir kopi dengan cara yang sedikit berbeda. Bukan hanya bertanya, “Enak nggak kopinya?” tetapi juga: “Dari mana kopi ini berasal?”
Siapa petaninya? Bagaimana prosesnya? Bagaimana kopi tersebut diperdagangkan? Siapa yang memanggangnya? Dan bagaimana kita bisa menghargai seluruh proses yang membuat kopi sampai ke meja?
Karena semakin kita mengenal perjalanan kopi, semakin kita memahami bahwa secangkir kopi menyimpan cerita yang jauh lebih panjang.
Selamat International Coffee Day
Hari ini, nikmati kopi. Nikmati aromanya. Rasakan prosesnya. Kenali asalnya. Dan ketika cangkir itu habis, ingat bahwa perjalanan kopi dimulai jauh sebelumnya—di kebun, bersama para petani yang menanamnya.
Happy International Coffee Day. 1 October — International Coffee Day.
Sumber
- International Coffee Organization (ICO) — International Coffee Day
- International Coffee Organization (ICO) — Press Releases
- International Coffee Organization (ICO) — Coffee Market Report, 2026